Tips Membangun Usaha Warnet
Sebelum memutuskan untuk berwirausaha warnet, ada perlunya mempertimbangkan beberapa hal yang patut menjadi pertimbangan
utama dalam membangun bisnis warnet.
1. Pemilihan
lokasi
Target lokasi strategis dan ramai tentunya sangat dibutuhkan untuk penempatan lokasi usaha warnet agar berpeluang besar mendapatkan pengguna internet, seperti dekat lokasi sekolah/kampus atau dekat
dengan pusat keramaian. beberapa pihak menyebutkan bahwa berlokasi dekat dengan kegiatan
sekolah/mahasiswa sangat menguntungkan bagi pengusaha warnet. selain itu pengguna internet juga datang dari kalangan
pekerja. oleh sebab itu penempatan lokasi usaha ini sangat penting karena bisa dijadikan tolak ukur keberhasilan usaha warnet.
2. Jumlah Komputer
Ketersediaan jumlah komputer merupakan faktor penting selanjutnya, karena apabila tingkat pengguna internet tinggi, jumlah komputer yang memadai akan menghindarkan
pengunjung dari menunggu terlalu lama atau meninggalkan warnet. Akan tetapi konsekuensi
jumlah komputer yang memadai ini akan diikuti oleh investasi yang lebih besar untuk ongkos
koneksi Internet.
3. Komputer
(Hardware & Software)
Untuk spek komputer khusus warnet,
carilah spek komputer yang standar tetapi memadai untuk dipakai sesuai kebutuhan browsing maupun game online, namun tentunya tidak mahal. Carilah spesifikasi dan
kebutuhan yang tepat, karena pengguna warnet ini ada yang datang hanya untuk sekedar
browsing atau bermain game online.
4. Network
/ Jaringan
Jaringan yang digunakan menggunakan
topogfari jaringan type STAR. Untuk jenis networknya menggunakan jenis LAN
(Local Area Network). Beberapa perlatan standar yang dibutuhkan antara
lain : HUB atau SWITCH HUB, 1 PC untuk dijadikan router, dan cable network
(sebaiknya membeli 1 rol untuk persiapan/penggantian kabel nantinya) , ethernet
card atau sering disebut LAN card dan juga connector.
5. Biaya
listrik
Biaya listrik per bulan ditentukan
oleh kebutuhan listrik dari warnet tersebut. Untuk memperkirakan biaya listrik
yang wajar tentu harus di analisa dulu seberapa besar kebutuhan daya listrik.
Untuk 10 unit komputer, disarankan adalah minimal 2200 watt.
6. Biaya
koneksi per bulan
Pilihan koneksi sangat beragam dan
bergantung kepada lebar bandwidth, media koneksi, kualitas dll. Lebih baik
untuk menentukan dulu kebutuhan bandwidth anda baru berbicara biaya koneksi.
Untuk mengetahui berapa biaya koneksi per bulan dapat dilihat dari situs-situs
ISP (Internet Service Provider) di Indonesia.
Membangun
Warnet yang Kompetitif
Yang menentukan
adalah kemampuan manajemen warnet tersebut apakah bisa bertahan menghadapi
persaingan. Persaingan di sini harus dilihat secara general. Saingan warnet
bukan cuma warnet disekitarnya, ISP (Internet Service Provider) juga merupakan saingan warnet, sebab ada produk-produk
layanan mereka yang bersaingan langsung dengan warnet. Harga PC yang murah juga termasuk persaingan.
Kombinasi antara
harga PC murah dan Produk ISP (Internet Service Provider) yang murah atau akses Wifi gratis adalah
ancaman yang nyata bagi keberadaan Warnet. Karena itu, warnet harus bisa
menempatkan target pasar dan pelayanannya dengan tepat jika tidak ingin
tersingkir dari persaingan.
Kesuksesan usaha
warnet bisa dilihat dari tingkat okupansinya, yang umum terjadi adalah sekitar 7 – 9 jam. Apabila di
bawah 7 jam maka warnet itu terhitung sepi, sedangkan apabila di atas 9 jam warnet
tersebut terhitung ramai (sekali). Semakin dikenalnya teknologi internet oleh masyarakat umum, membuka peluang bagi usaha warnet untuk terus berkembang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar